Langsung ke konten utama

OPENING STORY OF 2020

Di Luar Ekspektasi ?


Setiap manusia pasti pernah merencanakan sesuatu dalam hidupnya. Membuat rencana yang tersusun rapi dan terperinci mulai dari A hingga Z. Namun terkadang, tidak sedikit juga rencana yang telah mereka buat sedemikian rupa akhirnya harus gagal terlaksana. Rasa kecewa itu wajar dan manusiawi.

Kembali lagi, pada hakikatnya Tuhan lah maha perencana dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Manusia hanya mampu berikhtiar, namun Tuhan yang memutuskan semuanya. Sepatutnya apapun keinginannya, sebesar apapun, manusia hendaknya memunajatkan itu pada Sang Pemilik Rencana. In sha Allah rencana Tuhan itu baik dan indah, serta tak sedikitpun ada unsur keegoisan di dalamnya.

Ini adalah sepenggal pesan kehidupan yang amat berharga pada awal tahun ini. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THE TIME

Terima Kasih, Waktu Manusia dianugerahi indera pengecap, bukan hanya untuk membedakan cita rasa makanan dan minuman manis, asin, asam, pahit, dan getir. Indera pengecap juga berfungsi membantu manusia untuk berbicara dalam interaksi sosial dengan manusia lainnya. Kita dapat berujar apapun yang dikehendaki, namun tentu memerhatikan nilai-nilai kesantunan yang perlu dijunjung tinggi sebagai bukti manusia yang beradab dan beretika. Ada beberapa kata yang sedikit sulit untuk diucapkan oleh kita sebagai manusia. Kata-kata itu adalah 'maaf', 'terima kasih', dan 'tolong'. Ketiga kata ini seringkali membuat sedikit gengsi untuk kita ucapkan pada orang lain. Kata 'terima kasih' memiliki makna dengan konotasi positif. Kata ini biasa diujarkan saat kita mendapatkan bantuan atau pertolongan dari orang lain dan berfungsi sebagai reward atau penghargaan bagi orang lain yang telah membantu kita. Kita tidak hanya dapat mengucapkan kata ini kepa...

TAKJUB

Pesona-Mu Dok. pribadi  Ia memang bukan laut. Tetapi ia tetaplah kumpulan air yang meneduhkan, dan dihiasi paku bumi yang tertancap hingga ke dasar.

PERSINGGAHAN

Singgah untuk Pergi Jika persinggahan bersifat sementara, maka kepergian adalah langkah berikutnya untuk menetap. - Mega Agustiani -